Senin, 02 November 2015

Jika Masih Bandel, PKL Cimahi Terancam Dipenjara



galamedianews.com Satpol PP Kota Cimahi Mengancam meberikan sanksi tegas kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) bandel. Sebab dari beberapa kali razia, banyak PKL yang telah terjaring beberapa kali. Kepala Satpol PP Cimahi, Aris Permono di sela-sela kegiatan sidang tipiring di Kantor Kecamatan Cimahi Selatan, Rabu (30/9/2015), menuturkan, saat ini masih banyak PKL yang terjaring masih muka-muka lama. Bahkan ada juga PKL yang sudah 4 kali sidang tipiring karena tetap kedapatan jualan ditempat yang dilarang.
Meski hukuman kurungan masih wacana, lanjut Aris, dia berharap hal tersebut tidak diberlakukan. Asalkan para PKL ini mentaati aturan. "Mudah-mudahan dengan sanksi denda yang diberlakukan saat ini saja, mereka akan berpikir dan bisa mentaati aturan-aturan yang sudah diberikan oleh pemerintah," ujarnya.
Sementara itu sidang tipiring hari ini merupakan PKL yang terjaring dalam razia, Senin (28/9) lalu dan Rabu (30/9). PKL yang terjaring sendiri berjumlah 97 orang. Hakim yang memimpin sidang, ialah Fauziah SH. Sedangkan Jaksa Penuntut Umumnya, ialah Hamonangan Purba dan Panitera, Kusnidar. Sanksi denda yang dijatuhkan kepada PKL berbeda-beda. Sebab untuk yang sudah beberapa kali terjaring dikenakan denda sampai Rp 400.000.
Menurutsaya, dengan adanya wacana dari satpol pp,memberikan sanksi tegas berupahukuman penjara terhadap para PKL (pedagan kaki lima) yang membandel, dikarenakan para pkl tersebut memakai fasilitas umum tanpa ijin,misalnya trotoar,sedangkan fungsi dari trotoar adalah tempat untuk para pejalan kaki sehingga para pejalan kaki tersebut merasa terganggu,dan mengganggu pemerintah dalam menata kota sehingga terlihat kumuh.
Sedangkan para PKL itu berguna karena para PKL tersebut dapat meningkatkan daya beli masyarakat,dikarenakan mereka menjual barang dengan dengan harga yang murah ,untuk itu pemerintah harus memperhatikan para PKL tersebut agar perekonomian  masyarakat tetap berjalan ,melalui bantuan koprasi ataupun memberikan sebuah tempat yang layak agar mereka dapat mengais rezeki dengan tertib dan aman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar